Cerita lain di balik wisudaku

Sudah hampir 13 hari aku tidak berhubungan dengan dia..

semuanya aku lakukan karena kekecewaan serta…semuanya……

jujur aku kangen, aku ingin tahu keadaannya…semuanya…

tapi aku nda berani, aku nda ingin, aku nda bisa untuk menghubunginya….untuk mengetahui..semuanya…

Sehari sebelum wisuda, dia sms menanyakan kabarku, keluargaku dan mengucapkan selamat wisuda…..itulah kali pertama aku membaca sms dari nya…

Pagi hari di acara wisuda, aku sudah tidak bisa menghindar lagi untuk bertemu dengan nya…dari kost aku sudah bertekad untuk menjaga mood ku agar selama hari ini aku tetap semangat, demi keluargaku yang jauh2 dari Denpasar serta sahabat2ku yang ingin melihat ekspresi kemenangan di wajahku…

Di lapangan sayap barap Graha Sabha Pramana UGM, untuk pertama kali aku melihat dia…seperti biasa dia terlihat sangat cantik, sempurna dengan kebaya hijaunya…aku bersikap biasa dengannya tanpa menunjukan beban yang aku hadapi….kita berfoto, berbincang, bercanda…namun aku tau dia menyadari ada yang berubah dari sikapku ke dia….aku terlihat terlalu sunyi baginya, tidak seperti biasa, yang banyak omong, yang ketawa mulu, yang becanda mulu…..sory, but I had been tried….

Sudah bisa diduga dialah yang duduk di sebelahku selama wisuda berlangsung, walaupun NIM kita terpaut 39 nomor, tapi seperti sudah diatur bahwa hari ini NIM yang berada diantara kita tidak mengikuti wisuda…Ya seperti sudah diatur, sama seperti saat mengetahui bahwa kita berdua lolos program studi ilmu komputer UGM, hanya kita berdua dari SMU ku….

Obrolan basa-basi, seperti nya kata yang pas untuk menjaga mood ku selama berada di gedung….upacara wisuda berlangsung seperti jadwal…aku terlebih dahulu menerima ijazah, baru kemudian dia….

Setelah duduk kembali, aku memberanikan diri menanyakan suatu pertannyaan yang bakal merubah seluruh hidupku….

”…..kamu udah punya cowok ya?”

“iya”

“siapa?”

“ada deh”

“selamat ya”, sambil menyalaminya…

Setelah itu aku lebih banyak diam, bingung apakah aku sedih dengan berakhirnya status mahasiswaku ato aku sedih karena semuanya sudah jelas…tapi diluar semua itu aku cukup lega bisa mengakhiri masa studi ku bersama dia seperti ketika aku mengawalinya bersama dia…karena secara tidak langsung aku ikut menentukan UGM sebagai pilihannya….di detik2 terakhir ketika dia bimbang untuk memilih melanjutkan studi di kota lain…

Palu berakhirnya upacara wisuda telah diketok oleh rektor…

Alhamdullilah, palu itulah yang menyadarkan ku bahwa semua telah berakhir. Hidupku sebagai mahasiswa, hidupku bersamanya serta hidupku dengan semua kenangan tentang nya…..

Sehari setelah wisuda dia sms…

“Dimaaaaaaas makasi y bunganya…………………..sng jg,dtng n lu2s brg2”

Aku balas

“mungkin ini hal terakhir yg bs ak lakukan tuk membahagiakan mu, mulai detik ini kt akan melanjutkan hidup sesuai jalan yg kita pilih, semoga sukses ya..”

One Response to “Cerita lain di balik wisudaku”

  1. Boo Says:

    R u sure??Ahahaaghh..

Leave a Reply